

leh Yen Koban.
Katekis paroki SFS Pada.
Kunjungan team pastor ke Komunitas Basis Gerejawi (KBG), misa di KBG, dan Turba Dewan Pastoral Paroki (DPP) yang dilakukan oleh Paroki St. Fransiskus de Sales merupakan langkah konkret dalam menghidupkan kembali semangat gereja basis. Di tengah kesibukan dan kompleksitas kehidupan modern, kegiatan ini menjadi oase yang menyegarkan bagi umat.
KBG sebagai komunitas iman terkecil memiliki peran strategis dalam membangun fondasi spiritualitas umat. Melalui pertemuan rutin, sharing pengalaman, dan doa bersama, anggota KBG saling menguatkan dan memberikan dukungan. Kunjungan pastor dan misa di KBG menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali identitas KBG sebagai jantung paroki.
Turba DPP merupakan bentuk pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan riil umat. Dengan mengunjungi KBG, dewan pastoral tidak hanya mendengarkan keluh kesah, tetapi juga memberikan solusi yang diperlukan dalam membangun Paroki St.Fransisikus de Sales- Pada. Hal ini menunjukkan bahwa gereja hadir bukan hanya dalam ritus dan sakramen, tetapi juga dalam tindakan nyata yang mempedulikan sesama.
Namun demikian, kegiatan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam membangun gereja yang inklusif, partisipatif, dan transformatif. Tantangan ke depan adalah bagaimana menjaga keberlanjutan kegiatan ini, serta melibatkan semakin banyak umat dalam pelayanan gereja.
Semoga semangat kunjungan pastoral ini terus membara dalam hati setiap umat, sehingga Paroki St. Fransiskus de Sales semakin menjadi berkat bagi masyarakat sekitar dan demi mewujudkan misi besar paroki St. Fransiskus de Sales (SFS) Pada yakni ” Menjadi Paroki yang Mandiri dan Misioner.***
<Komsos paroki SFS Pada-keuskupan Larantuka>